Ikhtisar

Pada 14 Juli 2023, Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer dan Senator Mike Rounds, bersama sekelompok senator bipartisan, memperkenalkan Undang-Undang Pengungkapan Fenomena Anomali Tak Teridentifikasi 2023 (UAPDA) sebagai amendemen terhadap Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) Tahun Fiskal 2024.

Usulan legislasi tersebut merupakan upaya Kongres paling ambisius untuk meningkatkan transparansi mengenai UAP sejak awal era pengungkapan modern. Sebagian dimodelkan pada Lei de Coleta de Registros do Assassinato do Presidente John F. Kennedy de 1992, rancangan tersebut berupaya membangun kerangka hukum untuk identifikasi sistematis, peninjauan, dan pelepasan publik catatan pemerintah terkait fenomena anomali tak teridentifikasi.

Usulan tersebut juga memperkenalkan bahasa legislatif yang belum pernah ada sebelumnya mengenai catatan yang terkait dengan teknologi yang tidak diketahui asalnya dan dugaan kecerdasan nonmanusia, sambil menekankan bahwa Kongres memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengawasi program pemerintah rahasia.

Latar Belakang

Legislasi tersebut muncul setelah beberapa tahun meningkatnya keterlibatan Kongres dalam penyelidikan UAP.

Pada pertengahan 2023:

  • Departemen Pertahanan telah secara resmi merilis video UAP Angkatan Laut yang diautentikasi.
  • Insiden UAP Task Force (UAPTF) telah digantikan oleh All-domain Anomaly Resolution Office (AARO).
  • Insiden Office of the Director of National Intelligence (ODNI) telah mulai menerbitkan laporan UAP tahunan.
  • NASA telah memulai studi ilmiah independen mengenai UAP.
  • Mantan perwira intelijen David Grusch telah membuat tuduhan publik mengenai dugaan program pemulihan pemerintah yang tidak diungkapkan.

Perkembangan tersebut berkontribusi pada seruan bipartisan untuk transparansi yang lebih besar dan pengawasan Kongres yang lebih menyeluruh.

Usulan Legislasi

Insiden Undang-Undang Pengungkapan UAP mengusulkan pembentukan proses peninjauan independen untuk catatan pemerintah terkait fenomena anomali tak teridentifikasi.

Di antara ketentuan utamanya:

  • Pembentukan dewan independen Dewan Peninjau Catatan UAP.
  • Pengumpulan dan peninjauan catatan terkait UAP yang dimiliki berbagai lembaga federal.
  • Praduga bahwa catatan pemerintah mengenai UAP seharusnya diungkapkan kepada publik kecuali berlaku pengecualian khusus terkait keamanan nasional.
  • Kewenangan bagi pemerintah federal untuk menggunakan hak eminent domain atas teknologi atau bukti biologis yang tidak diketahui asalnya yang dimiliki entitas swasta, jika materi tersebut memang ada.
  • Prosedur standar untuk deklasifikasi dan pelepasan publik catatan historis.

Legislasi tersebut juga memuat definisi rinci untuk istilah seperti fenomena anomali tak teridentifikasi, "kecerdasan nonmanusia" dan teknologi yang tidak diketahui asalnya.

Para pendukung berpendapat bahwa rancangan tersebut dimaksudkan untuk memastikan pengawasan Kongres dan meningkatkan akses publik ke catatan historis pemerintah, terlepas dari penjelasan akhir atas fenomena yang dilaporkan.

Tanggapan Publik dan Pemerintah

Usulan tersebut mendapat perhatian luas dari anggota parlemen, jurnalis, dan peneliti.

Para pendukung menggambarkan legislasi tersebut sebagai upaya paling menyeluruh untuk menangani kerahasiaan pemerintah seputar catatan UAP.

Pihak lain mencatat bahwa pencantuman istilah mengenai kecerdasan nonmanusia tidak merupakan bukti bahwa materi semacam itu ada, melainkan menetapkan prosedur hukum apabila catatan atau bukti tersebut ditemukan.

Meskipun banyak ketentuan menerima dukungan bipartisan selama perundingan Senat, beberapa unsur utama, termasuk dewan independen yang diusulkan dan ketentuan eminent domain, dihapus dalam perundingan akhir Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Tahun Fiskal 2024.

Namun demikian, banyak langkah transparansi terkait pelaporan UAP dan pengawasan AARO tetap dimasukkan dalam legislasi final.

Signifikansi Historis

Meskipun Undang-Undang Pengungkapan UAP tidak disahkan dalam bentuk aslinya, usulan tersebut secara luas dianggap sebagai salah satu proposal legislatif paling penting dalam sejarah keterlibatan pemerintah AS dengan fenomena anomali tak teridentifikasi.

Signifikansinya meliputi:

  • Usulan kongres komprehensif pertama untuk pengungkapan sistematis catatan UAP.
  • Dukungan bipartisan dari anggota senior Senat AS.
  • Usulan Dewan Peninjau Catatan UAP yang independen.
  • Perluasan pengawasan Kongres terhadap program UAP rahasia.
  • Pengaruh terhadap upaya legislatif berikutnya terkait transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

Usulan tersebut menunjukkan bahwa pembahasan UAP telah meluas melampaui pelaporan militer dan analisis intelijen hingga mencakup pertanyaan yang lebih luas mengenai dokumentasi historis, kebijakan klasifikasi, dan akses publik ke catatan pemerintah.

Sumber