Ikhtisar

Project Sign adalah program resmi pertama Angkatan Udara Amerika Serikat yang dibentuk untuk menyelidiki laporan tentang objek terbang tak teridentifikasi. Sebuah memorandum Angkatan Udara tertanggal 30 Desember 1947 secara resmi membentuk program tersebut. Program ditempatkan di bawah Technical Intelligence Division, Air Materiel Command, pada 22 Januari 1948, dan pengaturan itu dikonfirmasi pada 11 Februari 1948. Pembentukannya mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan militer setelah serangkaian penampakan yang banyak diberitakan, dimulai dengan laporan Kenneth Arnold pada Juni 1947 dan berlanjut hingga awal 1948.

Project Sign ditugaskan mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis laporan dari sumber militer maupun sipil untuk menentukan apakah penampakan tersebut merupakan teknologi asing, fenomena alam, atau sesuatu yang memerlukan penilaian intelijen lebih lanjut.

Tujuan

Tanggung jawab utama Project Sign meliputi:

  • Mengumpulkan dan membuat katalog laporan objek udara tak teridentifikasi.
  • Menilai apakah penampakan menimbulkan persoalan keamanan nasional.
  • Menentukan apakah penjelasan konvensional dapat menerangkan pengamatan yang dilaporkan.
  • Memberikan penilaian intelijen kepada pimpinan senior Angkatan Udara.

Proyek ini menyelidiki ratusan kasus selama masa keberadaannya yang relatif singkat, termasuk beberapa yang menjadi insiden dasar dalam sejarah UAP.

Penyelidikan Penting

Di antara kasus paling signifikan yang diperiksa Project Sign adalah:

  • Insiden Mantell (Januari 1948).
  • Pertemuan Chiles-Whitted (Juli 1948).
  • Dogfight Gorman (Oktober 1948).

Laporan-laporan ini, yang melibatkan pilot militer dan komersial berpengalaman, berkontribusi pada meningkatnya perdebatan internal mengenai sifat fenomena tersebut.

"Estimate of the Situation"

Menurut kisah kemudian dari mantan direktur Project Blue Book Edward J. Ruppelt, beberapa anggota Project Sign menyiapkan penilaian rahasia yang dikenal sebagai Estimate of the SituationDokumen tersebut dilaporkan menyimpulkan bahwa sejumlah kecil kasus tidak dapat dijelaskan oleh pesawat yang dikenal atau fenomena alam dan mempertimbangkan kemungkinan asal ekstraterestrial.

Tidak pernah ditemukan salinan terverifikasi dari dokumen tersebut. Ruppelt menyatakan bahwa Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Hoyt Vandenberg menolak penilaian itu, dilaporkan dengan alasan bukti tidak memadai, dan memerintahkan agar dokumen tersebut dimusnahkan. Karena dokumen asli tidak pernah muncul, isi tepatnya tetap tidak pasti.

Warisan

Pada 11 Februari 1949, Project Sign berganti nama menjadi Project Grudge, yang mengambil pendekatan lebih skeptis terhadap penyelidikan UAP. Meski berumur singkat, Project Sign membentuk kerangka bagi penyelidikan Angkatan Udara berikutnya dan menandai awal studi formal militer AS mengenai fenomena udara tak teridentifikasi.

Sumber